Minggu, 16 Desember 2012
Minggu, 14 Oktober 2012
Pertumbuhan dan Perkembangan
A. Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan
Pertumbuhan adalah suatu proses pertambahan ukuran, baik volume, bobot, dan jumlah sel yang bersifat irreversible (tidak dapat kembali ke asal). Sedangkan, perkembangan adalah perubahan atau diferensiasi sel menuju keadaan yang lebih dewasa.
Pertumbuhan dan perkembangan memiliki arti yang sangat penting bagi
makhluk hidup. Misalnya pada manusia, dengan tumbuh dan berkembang dapat
mempertahankan kelangsungan hidupnya dan melestarikan keturunannya.
Sewaktu masih bayi, balita, dan anak kecil, manusia memiliki daya tahan
tubuh yang masih lemah sehingga mudah terserang penyakit. Tetapi,
setelah tumbuh dan berkembang menjadi dewasa, daya tahan tubuhnya
semakin kuat sehingga kelangsungan hidupnya lebih terjamin.
Pertumbuhan dan perkembangan membawa manusia kepada kedewasaan.
Setelah dewasa, manusia dapat menghasilkan keturunan sehingga populasi
manusia akan terjaga kelestariannya. Sekarang, coba kamu bayangkan jika
tidak terjadi pertumbuhan dan perkembangan pada manusia? Mungkin
populasi manusia akan punah. Begitu juga dengan hewan dan tumbuhan. Jika
hewan dan tumbuhan tidak mengalami pertumbuhan dan perkembangan, maka
akan mengalami kepunahan.
Pada tumbuhan, perkembangan ini menghasilkan bermacam-macam jaringan
dan organ tumbuhan. Pertumbuhan dan perkembangan pada hewan berbedabeda
antara spesies satu dengan spesies yang lain. Tetapi, pada dasarnya
memiliki persamaan tahapan perkembangan, yaitu sebagai berikut.
Pembelahan Sel
Pembelahan Sel
Setelah terjadi fertilisasi (pembuahan sel gamet jantan dan sel gamet
betina), terbentuklah zigot. Zigot mengalami pembelahan mitosis secara
terus-menerus. Pembelahan ini berlangsung sangat cepat. Sel-sel yang
dihasilkan dari pembelahan disebut morula. Morula berkembang menjadi
bentuk yang berlubang disebut blastula.
Morfogenesis
Morfogenesis
Blastula terus mengalami pembelahan sel. Selama pembelahan ini
terjadi morfogenesis, yaitu proses perkembangan bentuk berbagai bagian
tubuh embrio.
Diferensiasi
Diferensiasi
Blastula terus membelah dan membentuk gastrula. Dari gastrula
terbentuk embrio. Sel-sel embrio berkembang terus membentuk jaringan,
organ, dan sistem organ yang membentuk struktur dan fungsi khusus yang
nantinya difungsikan pada waktu dewasa.
Pertumbuhan
Pertumbuhan
Setelah terbentuk organ, terjadi pertumbuhan makhluk hidup menjadi
lebih besar. Perkembangan berjalan seiring dengan pertumbuhan.
Perkembangan adalah proses mencapai kedewasaan. Perbedaan antara
pertumbuhan dan perkembangan, yaitu per-tumbuhan dapat diukur dengan
ukuran tertentu, sedangkan perkembangan tidak dapat diukur dengan suatu
ukuran.
Rabu, 05 September 2012
membuat telur asin
Cara membuat telur asin – Telur asin biasanya paling enak disantap kalau ditemani dengan makanan soto, nasi pecel, nasi rames dan lain-lain. Telur asin sendiri kebanyakan dibuat dari telur bebek yang diasinkan. Tetapi membuat telur asin tentu tidak harus menggunakan telur bebek saja, namun bisa juga di buat dari telur hewan yang lainnya. Hanya saja telur asin yang banyak beredar di pasaran biasanya dibuat dari telur bebek. Di indonesia terdapat daerah yang disebut-sebut sebagai penghasil utama telur asin yaitu tak lain adalah kota Brebes. Di brebes banyak terdapat industri telur asin, sampai-sampai tersedia telur asin dengan berbagai pilihan kualitas didaerah tersebut. Nah, buat temen-temen yang ingin membuat telor asin sendiri coba simak resep dibawah ini.

Cara Membuat Telur Asin
Bahan-bahan
. Semoga bermanfaat dan terimakasih telah berkunjung dihalaman cara membuat telur asin.
Cara membuat telur asin
Cara Membuat Telur Asin
Bahan-bahan
- Telur bebek bermutu : 30 butir
- Bubuk batu bata atau abu gosok : 1,5 liter
- Garam dapur : 0,5 Kg
- Air bersih : Secukupnya
- Ember plastik
- Panci
- Kompor
- Pengaduk
- Pilihlah telur bebek yang tidak retak dan busuk
- Bersihkan telur bebek dari kotoran dengan cara mengelapnya dengan air hangat supaya bakteri dan kuman jahat hilang, lalu biarkan sampai mengering / bisa juga lap dengan tisu atau kain untuk mempercepat proses pengeringan. Lakukan hal ini sampai telur bersih semuanya.
- Setelah kering, amplas telur bebek tersebut hingga merata. Langkah ini bertujuan untuk membuka pori-pori telur. lakukan dengan hati-hati jangan sampai kulit telur retak.
- Buatlah adonan untuk mengasinkan telur dengan cara mencampurkan abu gosok dan garam dengan porsi perbandingan sama (1:1). Jika tidak ada abu gosok, bisa menggunakan bubuk bata merah. (Atur perbandingan sesuai selera anda masing-masing untuk tingkat keasinan telur).
- Setelah tercampur, beri sedikit air dan aduk dengan pengaduk sampai adonan tersebut menjad seperti pasta.
- Setelah adonan selesai dibuat, bungkus telur bebek satu per satu dengan adonan yang telah dibuat tadi. Bungkus secara merata kira-kira dengan ketebalannya sekitar 1-2 mm.
- Jika semua telur sudah dibungkus dengan adonan maka saat menyimpan telur kedalam ember plastik selama kurang lebih 15-20 hari di ruangkan tebuka. Yang perlu diperhatikan pada tahap ini adalah mengusahakan telur jangan sampai pecah dan simpanlah di suatu tempat yang bersih.
- Setelah menunggu 15-20 hari, ambil semua telur dan bersihkan.
- Sekaran tinggal merebusnya hingga matang.
- Tataaaaaa…. telur asin siap disantap dengan keluarga
.
Cara Membuat Telur Asin
Cara Membuat Telur Asin - Telur asin memang enak dimakan dengan nasi atau di gado. Telur asin banyak sekali disukai oleh masyarakat Indonesia. Telur asin adalah istilah umum untuk masakan berbahan dasar telur yang diawetkan dengan cara diasinkan. Kebanyakan telur yang diasinkan adalah telur itik, meski tidak menutup kemungkinan untuk telur-telur yang lain. Masa kadaluwarsa telur asin bisa mencapai satu bulan (30 hari). Telur asin dapat dipadukan dengan berbagai masakan misalnya nasi jamblang, dan nasi lengko. Atau dapat pula dimakan tanpa nasi. Masyarakat nelayan membawa telur asin untuk bekal di saat mereka menangkap ikan.
Nah, dalam artikel blog ini akan dijelaskan tentang bagimana cara membuat telur asin yang enak dan tanpa berbau anyir. Pada dasarnya proses pembuatan telur asin ini ada beberapa cara. Namun kebanyakan orang lebih memilih dengan cara direndam atau di balut dalam adonan garam dicampur dengan serbuk bata merah, tanah liat, atau abu gosok. Selain itu juga ada yang merendamnya dengan cairan teh bercampur dengan adonan garam.
Dalam hal ini kesemua cara tersebut bertujuan sama yaitu membuat telur itik menjadi telur yang berasa asin. Tetapi ada juga yang mencoba membuat telur asin dengan ditambahkan rasa jahe, rasa jeruk, bahkan rasa cabai kedalam larutan garamnya, sehingga rasa telur tersebut tidak hanya asin, melainkan berpadu dengan rasa lain yang telah ditambahkan kedalam adonan garam tersebut.
Cara Membuat Telur Asin
Well, Untuk lebih jelasnya kita ulas saja satu persatu tentang proses pembuatan telur asin ini.
Langganan:
Postingan (Atom)



