Senin, 28 November 2011

Kalkulator Jadul

Enak banget di jaman sekarang kalkulator dah pada kecil-kecil bentuknya.... Nah ini nih.. kalkulator yang dibuat pada jaman dulu... meski kalkulator membantu, namun jangan terlalu sering memakainya ya.. bila hanya untuk menghitung soal sederhana.. kasian otak kita ntar... lama-lama jadi sulit menghitung karena kebanyakan main kalkulator.. jadi kurang cerdas kan ?




















10 Bank Terbesar Di Indonesia

Bank Indonesia (BI) mengeluarkan daftar 10 bank terbesar di Indonesia berdasarkan jumlah asetnya di 2010. Aset 10 bank tersebut berjumlah Rp 1.948,23 triliun atau 64,75% dari total aset perbankan.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1iv8Zs9O0jrlf9qRudmhDSlu4dit7fhpRhqk1o-PfBhAIn0-6BhKrbw8bY96IGhcTlTZ9Pr4YmfT1BjnRDbaa-aAuwQhfUtMbHQD3tm_xaPk4vmHftHczq0-e1UYFLazTMfi9nNhiRug/s1600/bank-indonesia.jpg

Demikian data statistik perbankan yang dikutip detik dari Bank Indonesia (BI) Selasa (15/2/2011).

Posisi bank yang menempati 10 besar ini tak banyak perubahan sejak 2009.

Berikut daftar 10 bank terbesar di Indonesia:
  1. PT Bank Mandiri Tbk dengan aset Rp 410,619 triliun (13,65% dari seluruh total aset perbankan)
  2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dengan aset Rp 395,396 triliun (13,14%)
  3. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dengan aset Rp 323,345 triliun (10,75%)
  4. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dengan aset Rp 241,169 triliun (8,02%)
  5. PT Bank CIMB Niaga Tbk dengan aset Rp 142,932 triliun (4,75%)
  6. PT Bank Danamon Indonesia Tbk dengan aset Rp 113,861 triliun (3,78%)
  7. PT Pan Indonesia Bank Tbk (Panin) dengan aset Rp 106,508 triliun (3,54%)
  8. PT Bank Permata Tbk dengan aset Rp 74,04 triliun (2,46%)
  9. PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) dengan aset Rp 72,03 triliun (2,39%)
  10. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) dengan aset Rp 68,334 triliun (2,27%).

3D Street Art Yang Sangat Keren



















Polisi Anti-Suap Di Indonesia

Masihkah ada seseorang yang begitu tulus mengabdi pada bangsa tanpa mementingkan kekayaan pribadi seperti beliau ini ?

1. Polisi Hoegeng

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNa0LFRPHkKphf_qP_lhVPfifgOcr7fAOk00Hs7Mp7wwQ8eR0CiKFT_yUUfpFXthVKa1-52P-heLyaSgIKDdZqldUWITcDd3mCJxskKhuG7hbNLc04uOG2rDMF0kBZ46Bn1dHpK4He7MRq/s320/HoegengIS.JPG

Hoegeng yang bernama lengkap Hoegeng Iman Santoso adalah Kapolri di tahun 1968-1971. Ia juga pernah menjadi Kepala Imigrasi (1960), dan juga pernah menjabat sebagai menteri di jajaran kabinet era Soekarno. Kedisiplinan dan kejujuran selalu menjadi simbol Hoegeng dalam menjalankan tugasnya di manapun.
salah satu bentuk kejujuran beliau antara lain: Misalnya, ia pernah menolak hadiah rumah dan berbagai isinya saat menjalankan tugas sebagai Kepala Direktorat Reskrim Polda Sumatera Utara tahun 1956. Ketika itu, Hoegeng dan keluarganya lebih memilih tinggal di hotel dan hanya mau pindah ke rumah dinas, jika isinya hanya benar-benar barang inventaris kantor saja. Semua barang-barang luks pemberian itu akhirnya ditaruh Hoegeng dan anak buahnya di pinggir jalan saja. “ Kami tak tahu dari siapa barang-barang itu, karena kami baru datang dan belum mengenal siapapun,” kata Merry Roeslani, istri Hoegeng.
Saking jujurnya, Hoegeng baru memiliki rumah saat memasuki masa pensiun. Atas kebaikan Kapolri penggantinya, rumah dinas di kawasan Menteng Jakarta pusat pun menjadi milik keluarga Hoegeng. Tentu saja, mereka mengisi rumah itu, setelah seluruh perabot inventaris kantor ia kembalikan semuanya.
Polisi Kelahiran Pekalongan tahun 1921 ini, sangat gigih dalam menjalankan tugas. Ia bahkan kadang menyamar dalam beberapa penyelidikan. Kasus-kasus besar yang pernah ia tangani antara lain, kasus pemerkosaan Sum tukang jamu gendong atau dikenal dengan kasus Sum Kuning, yang melibatkan anak pejabat. Ia juga pernah membongkar kasus penyelundupan mobil yang dilakukan Robby Tjahjadi, yang notabene dekat dengan keluarga Cendana.
Kasus inilah yang kemudian santer diduga sebagai penyebab pencopotan Hoegeng oleh Soeharto. Hoegeng dipensiunkan oleh Presiden Soeharto pada usia 49 tahun, di saat ia sedang melakukan pembersihan di jajaran kepolisian. Kabar pencopotan itu diterima Hoegeng secara mendadak. Kemudian Hoegeng ditawarkan Soeharto untuk menjadi duta besar di sebuah Negara di Eropa, namun ia menolak. Alasannya karena ia seorang polisi dan bukan politisi.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8YNoY0_u0unqubDX5iSPvrcE0xSsBC_Yu8T272tDJTI4kbOEigdkPqLfkikd6zwQoY2TVEhyphenhyphenCD-NBMMz7rwBYPl5YLk4_lfksbjJJYy8p36Qfe1AkynHmCIXu9UXWue2Qb0S2XpJMp_Wq/s320/hoegeng.jpg

Memasuki masa pensiun Hoegeng menghabiskan waktu dengan menekuni hobinya sejak remaja, yakni bermain musik Hawaiian dan melukis. Lukisan itu lah yang kemudian menjadi sumber Hoegeng untuk membiayai keluarga. Karena harus anda ketahui, pensiunan Hoegeng hingga tahun 2001 hanya sebesar Rp.10.000 saja, itu pun hanya diterima sebesar Rp.7500!
Sampai akirnya beliau wafat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Rabu 14 Juli 2004 pukul 00.30.

2. nah yang satu ini... polisi yang satu ini, dikasih duit 5 M pun ga bakal bergeming...


3. sama kayak Polisi kedua, ane ga banyak tau tentang profil beliau.. cuma ada gambarnya doang... sama seperti polisi ke dua.. polisi yang satu ini, dikasih duit 5 M pun ga bakal bergeming...